penebangan, penebasan metode kontur (contour method)

Posted: November 15, 2011 in Uncategorized

kembali mengisi blog yang terbengkalay ini.
berhubung ada tugas kuliah dan saya berencana memasukan nama saya sendiri di daftar pustaka, dan saya memiliki blog keren yang kurang pengunjung dan terasingkan ini.
saya ada ide untuk menulis materi yang saya dapatkan dari sumber terpercaya ke dalam blog, dan memasukan blog saya tercinta ini di daftar pustaka laporan saya,

oke, sekalian berbagi ilmu, saya mau menjelaskan sedikit tentang penebasan, penebangan metode kontur!

materinya gak begitu sulit dipahami, namun literatur yang sangaaaaat2 terbatas, mengharuskan seseorang membuat posting blog tentang ini!
oke saya mulai

Metode Kontur (Contour Method)

Metode kontur merupakan salah satu metode dari metode penebasan dan penumbangan dalam upaya land clearing yang dilakukan untuk membuat suatu lahan lebih efektif. Seperti namanya, metode garis kontur menggunakan garis dari titik-titik kontur sebagai pembatas dalam pelaksanaan suatu penebasan dan penumbangan.
Kontur merupakan garis mendatar yang memotong lereng dan menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian yang sama. Garis kontur bisa berkelok-kelok tetapi tetap mendatar dan tidak pernah naik atau turun dari suatu titik ketinggian.
Metode kontur ini pada aplikasinya diterapkan pada areal yang berbukit. Alat berat digunakan dengan menggunakan batasan garis ketinggian yang sama.
Penebasan/pembabatan alang-alang atau tanaman dengan menggunakan metode kontur lebih efektif sebab dengan menggunakan kontur sebagai acuan dari penebasan dan penumbangan, membuat lahan yang dilakukan penebasan menjadi tertata rapi dan mudah dalam pengolahan lahan berikutnya.

Pada pengerjaan kontur ini. Dapat dilakukan dengan 2 cara. Yakni
1. Pengerjaan kontur dari atas kebawah
Dengan metode ini, buldoser atau alat berat lainnya membuat satu garis utama ke atas bukit, dan melakukan penebasan, dari garis kontur yang berada pada ketinggian teratas dari bukit tersebut ke kontur yang memiliki ketinggian lebih rendah hingga mencapai seluruh permukaan daerah yang dilakukan penebasan.
2. Pengerjaan kontur dari bawah keatas
Pengerjaan dengan menggunakan alat berat , mekakukan penebasan di permukaan kontur yang memiliki ketinggian terendah. Berangsur-angsur menuju ke kontur yang memiliki ketinggian lebih tinggi, hingga memenuhi seluruh permukaan lahan yang akan dilakukan penebasan.
Tujuan dari penggunaan metode kontur ialah
1. Mempermudah pekerjaan penebasan lahan.
2. Dengan menggunakan metode garis kontur mempermudah pengerjaan berikutnya dalam pengelolaan lahan.
3. Mencegah erosi yang dapat terjadi pada tanah terbuka karena penebasan.
Aplikasi dalam penggunaan metode kontur adalah
1. Metode ini paling lazim untuk daerah berbukit dan area yang memiliki kelandaian
2. Sebelum melakukan penebasan lahan, diperlukan pengukuran pengukuran garis kontur terlebih dahulu. Yang membutuhkan ahli geometrik.atau dengan menggunakan metode tradisional seperti: dengan menggunakan bingkai-A (ondol-ondol),metode punggung sapi, jarak antara kontur permanen.
3. Dilakukan pada tanah yang akan diolah, sebab bila tanah dibiarkan terbuka akan terjadi erosi dan kerusakan daerah resapan air.
Namun, metode kontur memiliki beberapa kekurangan, diantaranya:
1. Metode ini sulit dilakukan di daerah yang permukaannya rata.
2. Diperlukan pengukuran garis kontur terlebih dahulu.
3. Karena pada lazimnya dilakukan di permukaan yang tidak rata, dapat menyebabkan kecelakaan-kecelakaan pada alat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s